Kebijakan Privasi
Kami sengaja mengumpulkan data sesedikit mungkin: tanpa nama, email, atau nomor HP. Halaman ini menjelaskan apa yang tetap kami simpan, untuk apa, dan hak kamu atasnya.
Kebijakan ini menjelaskan cara WaroengProxy ("kami") memproses data pribadi saat kamu memakai situs, dashboard, API, dan jaringan proxy kami, dengan mengacu pada Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP). Untuk pemrosesan yang dijelaskan di sini, kami bertindak sebagai pengendali data pribadi.
1. Prinsip kami: data seminimal mungkin
Akun WaroengProxy hanya memakai token akses. Kami tidak meminta nama, email, nomor telepon, alamat, atau dokumen identitas, dan tidak melakukan KYC. Data yang kami simpan sebatas yang dibutuhkan untuk menjalankan layanan, menghitung pemakaian, memproses pembayaran, dan menjaga keamanan.
2. Data yang kami kumpulkan
Akun dan pengaturan
- Token akses dalam bentuk hash. Token aslinya hanya ditampilkan sekali saat pendaftaran dan tidak kami simpan, sehingga kami pun tidak bisa melihat atau mengirimkannya ulang.
- ID akun, tanggal pendaftaran, kode referral yang kamu pakai atau buat, tingkat akun, add-on, saldo, dan kuota.
- Username dan password proxy, daftar IP yang kamu whitelist, API key dalam bentuk hash beserta IP yang diizinkan memakainya, serta status 2FA (kunci rahasianya disimpan terenkripsi).
Sesi masuk
- Alamat IP, jenis perangkat dan browser, serta waktu mulai dan berakhirnya setiap sesi. Data ini juga tampil di halaman Pengaturan supaya kamu bisa mengenali dan mengakhiri sesi yang mencurigakan.
Pemakaian layanan
- Log pemakaian agregat: volume data per hari dan totalnya, jumlah pengecekan proxy, dan hasil pengecekan yang kamu jalankan (IP keluar, lokasi, ISP, dan latensi).
- Metadata koneksi terbatas yang dibutuhkan untuk menghitung pemakaian, menjaga stabilitas jaringan, dan menangani laporan penyalahgunaan, seperti waktu koneksi, alamat IP yang tersambung ke gateway kami, dan parameter targeting di username proxy.
Transaksi
- QRIS: data dari WaroengPay berupa nomor tagihan, nominal, waktu, status, nomor referensi, dan aplikasi pembayar. Nama pembayar yang kami terima, jika ada, sudah disamarkan oleh bank. Kami tidak menerima nomor rekening, nomor kartu, PIN, atau saldo rekeningmu.
- Riwayat pembelian kuota, add-on, serta komisi dari program mitra.
Bantuan dan program mitra
- Isi tiket dan pesan yang kamu kirim ke tim bantuan, termasuk data yang kamu tulis sendiri, misalnya nomor rekening tujuan saat meminta refund.
- Untuk reseller: nama, alokasi, dan pemakaian subuser yang kamu buat.
3. Yang tidak kami simpan
- Isi lalu lintas proxy. Kami tidak merekam atau menyimpan isi halaman yang kamu buka, data yang kamu kirim ke situs tujuan, kata sandi yang kamu ketik, maupun isi request dan response. Koneksi HTTPS terenkripsi dari aplikasimu sampai ke situs tujuan, sehingga isinya memang tidak bisa kami baca.
- Nama, email, nomor telepon, alamat, atau dokumen identitas, karena memang tidak pernah kami minta.
- Data kartu atau rekening pembayaranmu. Pembayaran QRIS diproses oleh WaroengPay bersama bank atau penerbit e-wallet yang kamu pakai.
Kami tidak menjual data pribadi dan tidak memakainya untuk iklan.
4. Untuk apa data dipakai
- Menjalankan layanan: autentikasi, sesi, penyaluran lalu lintas proxy, penghitungan kuota, dan fitur dashboard. Dasarnya adalah pelaksanaan perjanjian denganmu.
- Memproses pembayaran: deposit, pembelian, komisi, dan refund, berdasarkan perjanjian dan kewajiban hukum.
- Menjaga keamanan: mendeteksi akses tanpa izin, penipuan, dan pelanggaran Kebijakan Penggunaan, berdasarkan kepentingan yang sah.
- Membantu kamu: menjawab tiket dan permintaanmu.
- Memenuhi kewajiban hukum: pencatatan keuangan dan permintaan resmi dari aparat penegak hukum.
- Memperbaiki layanan: memakai statistik agregat yang tidak mengidentifikasi pengguna.
5. Pihak ketiga
Data hanya dibagikan sejauh diperlukan kepada:
- WaroengPay sebagai pemroses pembayaran QRIS, beserta bank dan penerbit e-wallet dalam jaringan QRIS.
- Penyedia infrastruktur, yaitu penyedia server, jaringan, dan perlindungan DDoS tempat layanan berjalan, serta mitra jaringan residential yang menyalurkan lalu lintas proxy. Mereka hanya menerima data teknis yang dibutuhkan untuk tugasnya.
- Reseller, jika akunmu adalah subuser reseller. Pengelolanya dapat melihat pemakaian dan transaksi akun tersebut.
- Pihak berwenang, hanya jika diwajibkan peraturan perundang-undangan atau berdasarkan permintaan resmi yang sah.
Karena jaringan proxy bersifat global, sebagian data teknis dapat diproses di luar Indonesia. Dalam hal itu, kami memastikan tingkat pelindungan yang setara sesuai ketentuan transfer data pribadi dalam UU PDP.
6. Berapa lama data disimpan
- Data akun dan pengaturan: selama akun aktif, lalu dihapus setelah penghapusan akun selesai.
- Riwayat sesi dan log keamanan: 90 hari.
- Metadata koneksi proxy: paling lama 30 hari, kecuali sedang dipakai untuk menangani laporan penyalahgunaan atau diminta secara sah oleh pihak berwenang.
- Log pemakaian agregat: selama akun aktif.
- Data transaksi: sampai 10 tahun untuk memenuhi kewajiban pencatatan keuangan dan perpajakan, termasuk setelah akun dihapus.
- Tiket bantuan: selama akun aktif, lalu dihapus bersama akun, kecuali masih berkaitan dengan sengketa yang belum selesai.
7. Keamanan
- Token akses dan API key disimpan sebagai hash. Kunci 2FA disimpan terenkripsi.
- Semua koneksi ke situs, dashboard, dan API memakai HTTPS, dan akses internal ke data dibatasi hanya untuk yang membutuhkannya.
- Sesi masuk punya masa berlaku dan bisa kamu akhiri kapan saja dari halaman Pengaturan.
- Tidak ada sistem yang sepenuhnya aman. Jika terjadi kegagalan pelindungan data pribadi, kami memberi tahu pengguna yang terdampak lewat dashboard dan situs ini paling lambat 3 x 24 jam, sesuai UU PDP.
8. Hak kamu
Sebagai subjek data pribadi, kamu berhak:
- mendapatkan informasi dan salinan data pribadimu. Sebagian besar sudah bisa kamu lihat langsung di dashboard, seperti saldo, transaksi, pemakaian, dan sesi;
- memperbaiki data yang tidak akurat;
- menghapus akun beserta data pribadimu. Kamu bisa melakukannya sendiri dari halaman Pengaturan; penghapusan dijadwalkan dengan masa tunggu dan bisa dibatalkan selama masa itu. Data yang wajib kami simpan menurut hukum, seperti catatan transaksi, tetap disimpan sampai masa retensinya berakhir;
- menarik persetujuan, mengajukan keberatan, atau meminta pembatasan atas pemrosesan tertentu;
- mengajukan pengaduan kepada lembaga penyelenggara pelindungan data pribadi.
Karena kami tidak menyimpan identitasmu, ajukan permintaan dari dalam akun lewat tiket di menu Bantuan, supaya kami tahu permintaan itu memang datang dari pemilik akun. Kami menanggapinya paling lambat 3 x 24 jam sesuai UU PDP.
9. Cookie dan penyimpanan di browser
- Kami hanya memakai cookie sesi yang dibutuhkan supaya kamu tetap masuk. Cookie ini tidak bisa dibaca skrip halaman (HttpOnly) dan berakhir saat sesimu berakhir atau saat kamu keluar.
- Preferensi tampilan, seperti tema terang atau gelap dan bahasa contoh kode, disimpan di penyimpanan lokal browsermu dan tidak dikirim ke server.
- Kami tidak memakai cookie iklan, piksel pelacak, atau analitik pihak ketiga.
10. Anak-anak
Layanan kami tidak ditujukan untuk anak di bawah 18 tahun, dan kami tidak dengan sengaja memproses data pribadi mereka.
11. Perubahan kebijakan
Kebijakan ini dapat diperbarui mengikuti perubahan layanan atau peraturan. Perubahan penting diumumkan lewat dashboard dan halaman ini sebelum mulai berlaku.
Hubungi kami
Pertanyaan soal privasi bisa dikirim lewat email halo@waroengproxy.com, WhatsApp 0895-4091-17666, atau Telegram @muhrifq. Lihat juga Syarat & Ketentuan.
Terakhir diperbarui: 26 September 2026